Pendidikan

Faktor Faktor Penyebab Gempa Bumi

Ahmadalfajri.comFaktor Faktor Penyebab Gempa Bumi

Faktor Faktor Penyebab Gempa Bumi
Faktor Faktor Penyebab Gempa Bumi

Gempa bumi adalah getaran-getaran yang dirasakan di permukaan bumi disebabkan oleh adanya energi dari dalam bumi yang melepaskan kekuatan sehingga menimbulkan gerakan lapisan-lapisan kulit bumi.

Gempa bumi dirambatkan melalui tiga macam getaran, yaitu:

a) Getaran Longitudinal (merapat-merenggang)

Getaran ini disebut getaran primer yang berasal dari hiposentrum dan bergerak melalui dalam bumi dengan kecepatan 7 – 14 km per detik.

b) Getaran Tranversal (naik-turun)

Getaran ini disebut getaran sekunder yang berasal dari hiposentrum dan bergerak melalui dalam bumi dengan kecepatan 4 – 7 km per detik.

c) Getaran Gelombang Panjang

Getaran ini berasal dari episentrum dan bergerak melalui permukaan bumi dengan kecepatan 3,8 – 3,9 km per detik.

Bagian-bagian Gempa

Pusat gempa di dalam bumi disebut hiposentrum dengan kedalaman 10 sampai 50 km, gempa yang ditimbulkan tergolong gempa bumi dangkal dengan getaran yang sangat kuat dan sering menimbulkan bencana di permukaan bumi.

Pusat gempa di permukaan bumi di atas hiposentrum disebut episentrum, dari sini gempa dirambatkan ke segala arah melalui getaran gelombang panjang dengan kecepatan 3,5 – 7 km per detik.

Istilah Istilah Berkaitan Gempa

Beberapa istilah yang berhubungan dengan gempa bumi, sebagai berikut:

– Homoseista, adalah garis khayal pada peta yang menghubungkan tempat-tempat yang dilalui gempa pada waktu yang sama.

– Isoseista, adalah garis khayal pada peta yang menghubungkan tempat-tempat yang dilalui oleh gempa yang sama intensitasnya.

– Pleistoseista, yaitu garis khayal pada peta yang mengelilingi daerah yang mendapat kerusakan terhebat dari gempa bumi.

Baca Juga :  Manusia Sebagai Makhluk Ekonomi Yang Bermoral

Faktor-faktor Penyebab Gempa Bumi

Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya gempa bumi yaitu sebagai berikut.

Pergeseran Kulit Bumi

Gempa bumi yang disebabkan oleh pergeseran letak kerak bumi atau kulit bumi, disebut dengan istilah gempa tektonik atau gempa dislokasi.

Kulit bumi (dalam ilmu geologi disebut litosfer) terbagi atas beberapa lempeng, baik berupa lempeng kulit benua atau kulit samudra, seperti lempeng Benua Asia, lempeng Samudra Pasifik dan lain-lain.

Lempeng-lempeng kulit bumi itu setiap saat melakukan pergeseran atau bergerak dari posisi sebenarnya akibat pengaruh tenaga yang kuat dari lapisan bumi bagian bawahnya.

Ketika terjadi tumbukan di antara dua lempeng, sering diiringi oleh peristiwa patahan dari bagian-bagian lempeng yang saling berbenturan.

Peristiwa patahan lempeng menimbulkan getaran yang hebat, getaran ini berupa gerakan gelombang yang akan dirambatkan sampai ke permukaan bumi, getaran-getaran berupa gelombang inilah yang disebut sebagai gempa tektonik.

Sembilan puluh persen gempa bumi yang terjadi di dunia merupakan gempa tektonik, dan gempa ini menimbulkan kerusakan yang sangat hebat di permukaan bumi.

Aktivitas Gunung Berapi (Vulkanisme)

Gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas gunung berapi, disebut gempa vulkanik.

Vulkanisme adalah peristiwa keluarnya magma ke permukaan bumi melalui lubang magma yang ada pada badan gunung api.

Hal ini disebabkan adanya tenaga tekanan yang sangat kuat dari dapur magma untuk mengeluarkan cairan magma ke permukaan bumi.

Ketika sampai di mulut lubang magma di permukaan bumi, bahan-bahan cairan magma tersebut dimuntahkan sekaligus sehingga menimbulkan suara dan getaran yang hebat.

Getaran-getaran berupa gelombang ini kemudian dirambatkan pada lapisan batuan di permukaan bumi sekitar gunung berapi, yang kita rasakan sebagai gempa bumi.

Baca Juga :  Menelaah Strategi Dakwah Rasulullah di Madinah

Bukan hanya pada waktu memuntahkan magma saja terjadinya getaran gempa, tetapi sejak terjadinya proses perjalanan magma di tekan dari dapur magma sampai di mulut lubang kepundan gunung berapi di permukaan bumi sudah menimbulkan getaran gempa.

Tujuh persen gempa yang terjadi di permukaan bumi disebabkan oleh gejala vulkanisme. kerusakan yang diakibatkan oleh gempa ini tidak terlalu hebat.

Runtuhan (Terban)

Gempa yang disebabkan oleh adanya runtuhnya sebidang tanah yang cukup luas di bawah permukaan bumi atau longsornya tanah perbukitan di permukaan bumi dan atau runtuhnya gua-gua di daerah kapur dan pertambangan, disebut sebagai gempa runtuhan atau longsoran (Terban).

Ketika ambruknya sebidang tanah di bawah permukaan bumi akibat adanya kekosongan tanah, menimbulkan getaran yang dirambatkan ke permukaan bumi sebagai gempa bumi.

Getaran gempa yang ditimbulkan oleh runtuhan dan longsoran ini relatif kecil dan tidak merusak.

Tiga persen gempa yang terjadi di permukaan bumi, disebabkan oleh peristiwa runtuhan dan longsoran.

Macam-macam Gempa

Berdasarkan intensitasnya gempa dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu:

a) Makroseisme, yaitu gempa yang intensitasnya besar dan dapat diketahui tanpa menggunakan alat.

b) Mikroseisme, yaitu gempa yang intensitasnya kecil dan hanya dapat diketahui dengan menggunakan alat saja.

Akibat yang Ditimbulkan oleh Gempa

Akibat yang ditimbulkan oleh gempa bumi antara lain:

a) Rusaknya bangunan dan gedung, jalan raya, jalan kereta api, jembatan, jaringan pipa air dan gas serta jaringan listrik.

b) Tanah yang miring dan gundul mengalami longsor dan tanah yang datar mengalami retak-retak.

c) Banyak penduduk yang tewas akibat longsoran atau tertimpa runtuhan bangunan.

Demikian saja artikel kami tentang Faktor Faktor Penyebab Gempa Bumi. Semoga bermanfaat dan Terima Kasih.

Lihat Semuanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker