Kajian Umum

Memahami Tata Cara Taubat Nasuha

Ahmad AlfajriMemahami Tata Cara Taubat Nasuha 

Memahami Tata Cara Taubat Nasuha
Memahami Tata Cara Taubat Nasuha

Taubat nasuha adalah 2 kalimat yang berasal dari bahasa Arab yang sudah di Indonesiakan. Tobat nasuha artinya adalah Insaf nya seorang pelaku dosa dan bertekad untuk berubah kepada jalan yang benar.

Tobat nasuha adalah tobat yang sebenar-benarnya tobat. Menyesali dosa yang pernah dilakukan, tidak mau mengulangi dosa tersebut kedua kalinya dan meminta ampun atas dosa-dosa yang pernah dilakukannya.

Perlu dicatat bahwa dalam pandangan syariat, dosa terbagi kepada dua kategori. Dosa kepada Allah dan dosa kepada manusia.

Cara taubat atas dosa yang dilakukan kepada manusia adalah meminta maaf secara langsung kepada orang tersebut.

Jika dosa yang dilakukan berbentuk mengambil harta benda maka wajib untuk dikembalikan.

Adapun dosa yang dilakukan kepada Allah maka cara bertobat nya adalah memperbanyak istighfar meminta ampun kepada Allah.

Dalil Kewajiban Taubat Nasuha

Dalam Alquran sangat banyak dari yang menjelaskan tentang kewajiban taubat nasuha, diantaranya adalah:

  • Surat Al Maidah ayat 39

(فَمَن تَابَ مِنۢ بَعۡدِ ظُلۡمِهِۦ وَأَصۡلَحَ فَإِنَّ ٱللَّهَ یَتُوبُ عَلَیۡهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورࣱ رَّحِیمٌ)

Tetapi barangsiapa bertobat setelah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima tobatnya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

  • Surat al-an’am ayat 54

أَنَّهُۥ مَنۡ عَمِلَ مِنكُمۡ سُوۤءَۢا بِجَهَـٰلَةࣲ ثُمَّ تَابَ مِنۢ بَعۡدِهِۦ وَأَصۡلَحَ فَأَنَّهُۥ غَفُورࣱ رَّحِیمࣱ

(yaitu) barang-siapa berbuat kejahatan di antara kamu karena kebodohan, kemudian dia bertobat setelah itu dan memperbaiki diri, maka Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang.

  • Surat at-taubah ayat 118
Baca Juga :  Mengenal Indera Keenam Menurut Islam

ثُمَّ تَابَ عَلَیۡهِمۡ لِیَتُوبُوۤا۟ۚ إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِیمُ

kemudian Allah menerima tobat mereka agar mereka tetap dalam tobatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.

  • Surat at-tahrim ayat 8

(یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ تُوبُوۤا۟ إِلَى ٱللَّهِ تَوۡبَةࣰ نَّصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمۡ أَن یُكَفِّرَ عَنكُمۡ سَیِّـَٔاتِكُمۡ وَیُدۡخِلَكُمۡ جَنَّـٰتࣲ تَجۡرِی مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَـٰرُ

Wahai orang-orang yang beriman! Bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai,

  • Surat al-baqarah ayat 222

إِنَّ ٱللَّهَ یُحِبُّ ٱلتَّوَّ ٰ⁠بِینَ وَیُحِبُّ ٱلۡمُتَطَهِّرِینَ

Sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan diri.

  • Surat Ali Imran ayat 133

وَسَارِعُوۤا۟ إِلَىٰ مَغۡفِرَةࣲ مِّن رَّبِّكُمۡ وَجَنَّةٍ عَرۡضُهَا ٱلسَّمَـٰوَ ٰ⁠تُ وَٱلۡأَرۡضُ أُعِدَّتۡ لِلۡمُتَّقِینَ

Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa

  • Surat an-nisa ayat 17

(إِنَّمَا ٱلتَّوۡبَةُ عَلَى ٱللَّهِ لِلَّذِینَ یَعۡمَلُونَ ٱلسُّوۤءَ بِجَهَـٰلَةࣲ ثُمَّ یَتُوبُونَ مِن قَرِیبࣲ فَأُو۟لَـٰۤىِٕكَ یَتُوبُ ٱللَّهُ عَلَیۡهِمۡۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِیمًا حَكِیمࣰا)

Sesungguhnya bertobat kepada Allah itu hanya (pantas) bagi mereka yang melakukan kejahatan karena tidak mengerti, kemudian segera bertobat. Tobat mereka itulah yang diterima Allah. Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.

Definisi taubat nasuha

Tobat nasuha adalah bertaubat atas kesalahan dan dosa yang pernah dilakukan. Coba tersebut diiringi dengan rasa menyesal dan Azam yang kuat untuk tidak melakukan lagi.

Dan jika dosa tersebut berkaitan dengan manusia maka segera meminta maaf atau membayar.

Cara taubat nasuha

Dosa dan kesalahan yang dilakukan terbagi kepada dua kategori yaitu dosa kepada Allah dan dosa kepada manusia.

Baca Juga :  Nama Nama Khalifah Dinasti Umayyah Berprestasi di Damaskus

Berikut ini ini kami tulis secara mendetil cara bertaubat kepada Allah dan cara bertaubat atas kesalahan yang dilakukan sesama manusia.

Cara bertaubat atas dosa kepada Allah

Ada tiga syarat agar taubat nasuha atas kesalahan yang dilakukan kepada Allah diterima.

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab Al Adzkar jilid yang kedua halaman 845.

اعلم أن كل من ارتكب معصية لزمه المبادرة إلى التوبة منها ، والتوبة من حقوق الله تعالى يشترط فيها ثلاثة أشياء : أن يقلع عن المعصية في الحال . وأن يندم على فعلها . وأن يعزم ألا يعود إليها .

Ketahuilah bahwa setiap orang yang melakukan dosa maka wajib untuk segera bertaubat. Adapun cara bertobat dari dosa kepada Allah ada 3 syarat:

  • Berhenti dari perbuatan dosa saat itu juga
  • Menyesali kesalahannya
  • Punya tekad untuk tidak mengulangi lagi

Jika 3 syarat tersebut tidak dilakukan oleh seseorang yang ingin bertobat, maka otomatis tobat tersebut tidak diterima oleh Allah.

Cara bertaubat dari dosa kepada sesama manusia

Imam nawawi dalam kitab Al Azhar jilid yang ke 2 halaman 845 menjelaskan bahwa cara bertobat dari kesalahan atau dosa yang berkaitan dengan manusia adalah sebagai berikut:

  • Meninggalkan perilaku dosa saat itu juga
  • Menyesal atas dosa yang dilakukan
  • Bertekad untuk tidak mengulanginya lagi
  • Membebaskan diri dari hak manusia dengan beberapa cara berikut ini:
  1. Apabila berkaitan dengan harta maka harus dikembalikan
  2. Apabila berkaitan dengan non materi seperti fitnah, adu domba dan lain sebagainya, maka harus meminta maaf kepada ada pihak yang bersangkutan.

Demikian saja artikel singkat kami tentang cara taubat nasuha. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Lihat Semuanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker