Ekonomi

Mengenal Pelaku Pelaku Kegiatan Ekonomi

SofyanMengenal Pelaku Pelaku Kegiatan Ekonomi

Pelaku Pelaku Kegiatan Ekonomi
Pelaku Pelaku Kegiatan Ekonomi

Apakah yang anda konsumsi setiap hari? Bagaimanakah anda melakukan kegiatan konsumsi tersebut?

Selain konsumsi, dalam kehidupan sehari-hari kita juga mengenal kegiatan distribusi dan produksi titik produksi tidak hanya dilakukan oleh perusahaan titik rumah tangga keluarga juga dapat melakukan kegiatan produksi.

Kegiatan produksi tersebut dapat dilakukan dengan cara bekerja (menjadi buruh atau pegawai) atau atau membuat usaha (membuka toko, memberi layanan jasa, menyewakan tanah, atau mendirikan perusahaan/pabrik).

Pelaku kegiatan ekonomi

Pelaku kegiatan ekonomi masyarakat dikelompokkan atas empat kelompok besar yaitu rumah tangga keluarga, perusahaan, pemerintah, dan masyarakat luar negeri.

Rumah tangga keluarga/ rumah tangga konsumsi

Rumah tangga keluarga termasuk dalam golongan pelaku kegiatan ekonomi dalam masyarakat yang terdiri atas beberapa orang dengan kebutuhan yang tidak terhingga.

Untuk memenuhi kebutuhannya orang harus bekerja agar dapat memperoleh uang.

Dengan memiliki uang, orang dapat membeli barang dan jasa agar kebutuhannya terpenuhi.

Adapun cara yang dapat dilakukan oleh rumah tangga keluarga untuk mendapatkan sejumlah uang, yaitu sebagai berikut:

  • Menawarkan tanah atau rumah yang dimiliki kepada pihak lain untuk menerima balas jasa yang disebut dengan sewa.
  • Menawarkan sumber tenaga kerja atau sumber daya manusia untuk mendapatkan balas jasa yang disebut dengan upah atau gaji.
  • Menawarkan modal yang dimiliki untuk mendapatkan bunga sebagai balas jasa.
  • Menawarkan keahlian atau memakai keahlian yang dimiliki dan balas jasa yang diterima disebut bagian keuntungan atau laba dari perusahaan yang bersangkutan.

Dengan demikian kelompok rumah tangga konsumen melakukan kegiatan sebagai berikut:

  • Menyediakan dan menyebarkan faktor produksi.
  • Menerima imbalan (balas jasa) atas faktor produksi yang dimiliki titik imbalan tersebut berupa upah/gaji atas faktor produksi tenaga, sewa tanah, bunga modal, dan keuntungan/laba jasa.
Baca Juga :  Mengenal Jenis Jenis Kebutuhan Manusia

Perusahaan

Apakah yang dimaksud perusahaan? Adakah perusahaan di daerah Anda? Bagaimanakah hubungan perusahaan dengan rumah tangga keluarga?

Perusahaan termasuk pelaku dalam kegiatan ekonomi yang melakukan kegiatan produksi yaitu meningkatkan kegunaan suatu barang.

Contohnya, kayu yang berupa balok dijadikan perabot rumah tangga. Untuk mengubah kayu balok menjadi peralatan rumah tangga dibutuhkan peralatan seperti paku, gergaji, chat, dan tukang kayu.

Dalam ekonomi alat yang dihimpun untuk meningkatkan kegunaan barang disebut faktor produksi atau sumber daya ekonomi.

Faktor produksi berperan penting dalam produksi perusahaan untuk menghasilkan output atau barang dan jasa hasil produksi.

Dari manakah perusahaan memperoleh faktor produksi? Faktor-faktor produksi dibeli oleh perusahaan dari rumah tangga konsumsi.

Faktor produksi yang dibeli oleh rumah tangga perusahaan dari rumah tangga perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa, dapat berupa barang konsumsi Meskipun barang kapital.

Dari sinilah dapat diketahui hubungan antara perusahaan dengan rumah tangga keluarga.

Barang hasil produksi dijual ke rumah tangga keluarga sebagai konsumen koma-koma perusahaan untuk memenuhi kebutuhan investasinya, pemerintah, dan sebagian lain dijual ke luar negeri.

Dengan demikian kegiatan yang dilakukan oleh kelompok perusahaan ini meliputi hal berikut:

  • Melakukan kegiatan produksi barang dan jasa, dengan cara mengolah faktor produksi yang diterima dari rumah tangga konsumen.
  • Membayar imbalan atas penggunaan faktor produksi.
  • Menjual hasil produksi kepada rumah tangga konsumen.
  • Menerima pembayaran atas penjualan barang dan jasa.

Pemerintah

Pemerintah menjalankan kegiatan ekonomi berdasarkan motif ekonomi sosial sosial ekonomi, yaitu motif mencari penghasilan guna kepentingan umum.

Hal itu berbeda dengan rumah tangga keluarga atau perusahaan, yang menjalankan kegiatan ekonomi hanya bermotif private ekonomi artinya motif melakukan kegiatan yang berguna untuknya.

Aktivitas Pemerintah

Adapun aktivitas pemerintah dalam menjalankan kegiatan ekonomi sebagai berikut:

Baca Juga :  Kebutuhan dan Alat Pemuas Kebutuhan Manusia

  • Mengeluarkan undang-undang, peraturan, dan kebijakan yang bertujuan mengumpulkan dana dari masyarakat misalnya pemungutan pajak dari rumah tangga konsumsi dan perusahaan.
  • Membelanjakan penerimaan negara untuk membeli berbagai kebutuhan pemerintah termasuk menyiapkan sarana dan prasarana yang bersifat kepentingan umum atau publik goods, misalnya kegiatan pendidikan, keamanan, dan Jalan Raya.
  • Melakukan kegiatan langsung, artinya pemerintah secara langsung melakukan kegiatan ekonomi di bawah Badan Usaha Milik Negara. Misalnya kegiatan menyiapkan tenaga listrik,, kegiatan pengangkutan, perbankan, dan pertambangan.
  • Menjalin hubungan ekonomi dengan berbagai negara.

Semua kegiatan yang dijalankan pemerintah bertujuan meningkatkan kesejahteraan hidup rakyat dalam rangka mencapai cita-cita bangsa serta masyarakat adil dan makmur yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Peranan pemerintah sebagai pelaku ekonomi diwujudkan dengan membentuk perusahaan negara (BUMN) menurut undang-undang nomor 9 tahun 1969.

Perusahaan negara dikelompokkan menjadi perusahaan umum (perum) dan perusahaan perseroan.

Perusahaan umum mengusahakan alat alat vital dan strategis dengan membiayai dan keuntungan untuk Negara.

Contoh perusahaan ini diantaranya, Perum Pegadaian dan Perum Perumnas. Di Indonesia terdapat kurang lebih 32 perusahaan umum.

Perusahaan perseroan, yaitu perseroan terbatas yang beroperasi seperti swasta.

Modal perusahaan perseroan disetor dan diusahakan oleh pemerintah. Misalnya, PT perkebunan XII, PT Pelni, PT Garuda, Jasa Marga, dan PT Inti.

Pemerintah disamping bertanggung jawab terhadap Kesejahteraan Rakyat, keamanan, dan tertib hukum juga memiliki tugas sebagai berikut:

  • Menyelenggarakan prasarana produksi seperti jalan-jalan umum, pengangkutan umum, kereta api, air minum, sekolah, listrik, rumah sakit, dan lain-lain.
  • Merangsang produksi melalui pajak dan subsidi.
  • Mengatur perekonomian dengan peraturan/ pengawasan dan perizinan.
  • Menyediakan informasi, misalnya melalui bagian statistik harga, riset dan penerangan.
  • Mengawasi peredaran jumlah uang.
  • Menjalankan sendiri beberapa jenis perusahaan.

Masyarakat luar negeri (masyarakat internasional)

Sebagai makhluk sosial kita tidak dapat hidup tanpa kehadiran orang lain. Kita tidak dapat mencukupi semua kebutuhan kita tanpa bantuan orang lain.

Baca Juga :  Memahami Masalah Pokok Ekonomi Modern

Hal ini juga berlaku bagi negara, di mana negara kita tidak mampu mencukupi semua kebutuhan warga negaranya.

Hal ini menyebabkan negara membutuhkan kehadiran dan bantuan negara lain agar kebutuhan masyarakatnya terpenuhi.

Peranan masyarakat luar negeri sebagai pelaku ekonomi sangat penting. Suatu negara tidak akan dapat mencukupi kebutuhannya sendiri.

Sering kita menyaksikan baik melalui media televisi, radio, maupun surat kabar, adanya perjanjian kerjasama di bidang ekonomi antara Indonesia dan negara lainnya.

Adanya kerjasama seperti itu menunjukkan bahwa antar negara terdapat saling ketergantungan.

Hasil produksi kita tidak hanya diperuntukkan bagi konsumen dalam negeri saja melainkan juga dijual kepada masyarakat luar negeri.

Hasil produksi dalam negeri yang dijual ke luar negeri ini disebut ekspor. Sebaliknya kita juga membeli barang dan jasa dari luar negeri disebut Impor.

Ekspor dan impor barang dan jasa ini dicatat pada daftar yang disebut neraca perdagangan sedangkan semua pembayaran dari dan atau ke luar negeri dicantumkan dalam daftar yang disebut neraca pembayaran.

Ke empat kelompok pelaku ekonomi di atas masing-masing bertindak sebagai pembeli dan penjual bagi kelompok lain.

Misalnya rumah tangga keluarga Selain sebagai pembeli barang dan jasa, juga bertindak sebagai penjual faktor produksi kepada perusahaan.

Sebaliknya perusahaan juga sebagai pembeli faktor produksi dan menjual barang dan jasa kepada konsumen atau rumah tangga keluarga.

Hubungan timbal balik antar pelaku ekonomi tersebut jika digambar akan berupa arus melingkar yang membentuk suatu sistem tertentu yang dinamakan arus lingkar kegiatan ekonomi.

Demikian saja artikel yang dapat kami sharing tentang Mengenal Pelaku Pelaku Kegiatan Ekonomi. Semoga bermanfaat dan Terima Kasih.

Simak video tentang Mengenal Pelaku Pelaku Kegiatan Ekonomi dibawah ini:

Tags
Lihat Semuanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker