Pendidikan

Pengertian Dan Tahapan Serta Fungsi Sosialisasi

Ahmadalfajri.comPengertian Dan Tahapan Serta Fungsi Sosialisasi

Pengertian Dan Tahapan Serta Fungsi Sosialisasi
Pengertian Dan Tahapan Serta Fungsi Sosialisasi

Sosialisasi merupakan suatu peristiwa yang pasti dilalui oleh setiap individu. Sosialisasi yang dilalui seseorang akan memberikan pengaruh cukup besar terhadap pembentukan kepribadiannya.

Keluarga, teman sepermainan, sekolah, dan media massa merupakan media sosialisasi yang memiliki peranan sangat besar terhadap pembentukan kepribadian seseorang.

Pengertian Sosialisasi

Sosialisasi dapat diartikan sebagai suatu proses yang dapat membantu individu supaya dapat diterima dalam kelompoknya melalui proses belajar dan penyesuaian diri.

Upaya yang dapat dilakukan individu supaya ia dapat diterima dalam kelompoknya adalah dengan cara belajar dan menyesuaikan diri (adaptasi).

Kita juga harus mampu menyesuaikan diri kita dengan lingkungan di mana kita berada.

Adaptasi sangat diperlukan dalam sosialisasi agar tidak terjadi pertentangan antara kepentingan pribadi dan kepentingan kelompok.

Agar kita dapat diterima dalam kelompok atau masyarakat, tentunya sikap dan perilaku kita harus sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat tersebut.

Jenis-jenis Sosialisasi

Secara umum, sosialisasi dibedakan menjadi dua jenis yaitu:

Sosialisasi primer

Sosialisasi primer yaitu sosialisasi yang pertama kali dijalani oleh seorang individu sejak masih kecil.

Hampir semua individu mendapatkan sosialisasi primer di dalam lingkungan keluarga.

Sosialisasi ini menjadi jembatan untuk memasuki lingkungan masyarakat yang lebih luas.

Sosialisasi Sekunder

Sedangkan sosialisasi sekunder adalah sosialisasi tahap berikutnya yang dijalaninya di masyarakat yang lebih luas.

Di dalam masyarakat ini, seorang individu diperkenalkan terhadap sektor-sektor baru dalam dunia objektif masyarakat.

Baca Juga :  Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Sekolah, merupakan salah satu tempat di mana seorang individu menjalani sosialisasi sekundernya yang bersifat formal.

Tahap-tahap dalam Sosialisasi

Sosialisasi memiliki beberapa tahapan mulai dari usia manusia masih belia hingga sudah tua.

Tahap Persiapan (Preparatory Stage)

Tahap persiapan dimulai sejak anak dilahirkan. Sejak saat itu, seorang anak dipersiapkan untuk mengenal dunia sosialnya serta untuk memahami tentang dirinya.

Pada tahap ini, sosialisasi dilakukan dengan cara meniru apa yang diucapkan oleh orang-orang yang ada di sekitarnya, meskipun belum sempurna dan belum mengerti penuh apa maknanya.

Tahap Meniru (Play Stage)

Pada tahap ini seorang anak mulai melakukan peniruan terhadap apa yang dilihat dan didengarnya, meskipun belum sempurna.

Mungkin kalian masih ingat saat kalian memainkan peranan ibu dengan boneka-boneka milik kalian bukan? Atau kalian perhatikan anak-anak kecil yang sedang berperan sebagai ibu, mungkin kalian akan merasa lucu, karena ucapan ucapannya pada boneka itu merupakan pengulangan kata-kata yang diucapkan oleh ibunya sendiri.

Tahap Siap Bertindak (Game Stage)

Pada tahap ini sosialisasi dilakukan dengan penuh kesadaran, sehingga proses peniruan (imitasi) terhadap orang lain mulai berkurang.

Kesadaran tentang pentingnya kerja sama dalam sebuah kelompok menyebabkan seseorang lebih banyak menjalin interaksi dengan orang lain.

Dengan kata lain, pada tahap ini, seseorang sudah mampu berpartisipasi aktif di masyarakatnya.

Tahap Penerimaan Norma Kolektif (Generalized Other)

Selain mampu berpartisipasi aktif di masyarakatnya, pada tahap ini seseorang mulai menyadari bahwa dirinya merupakan bagian dari masyarakat yang diatur oleh berbagai norma sosial.

Oleh karena itu, dia mampu menempatkan dirinya pada masyarakat luas. Jika seseorang sudah mencapai tahap ini, dapat dikatakan sebagai orang dewasa.

Media Sosialisasi

Dalam proses sosialisasi ada beberapa agen atau media yang memiliki peranan sangat penting.

Baca Juga :  Memahami Pengertian dan Macam Macam Iffah

Keluarga

Keluarga merupakan media sosialisasi primer, tempat seseorang pertama kali mendapatkan bekal tentang pengetahuan, nilai-nilai, dan norma-norma yang ada dalam masyarakat.

Dalam keluarga, seseorang diarahkan untuk menjadi pribadi yang dapat berinteraksi dengan pribadi yang lain sesuai dengan harapan masyarakat.

Keluarga menjadi peletak dasar-dasar nilai dan norma yang berlaku di masyarakat.

Dengan demikian keluarga memiliki peranan besar dan paling berpengaruh dalam membentuk kepribadian seseorang.

Teman sepermainan

Teman sepermainan merupakan sekelompok orang yang biasanya memiliki rentang usia hampir sama. Teman sepermainan menjadi media sosialiasi kedua yang pengaruhnya sangat besar setelah keluarga.

Bagi kelompok remaja, teman sepermainan sangat penting artinya, karena dalam kelompok ini mereka mempelajari bagaimana cara berinteraksi dengan orang lain tanpa pengawasan langsung dari orang tua dan guru.

Mungkin kalian dapat melihat perbedaan dalam pergaulan sehari-hari, ada orang yang mudah sekali beradaptasi dengan lingkungannya, namun ada pula yang kurang bisa menyesuaikan diri.

Proses penyesuaian diri dapat berjalan efektif jika kita sering berinteraksi dengan orang lain.

Sekolah

Sekolah merupakan media sosialisasi sekunder yang bersifat formal. Pada masyarakat modern, peranan sekolah menjadi sangat penting artinya bagi kelangsungan proses sosialisasi.

Hal ini terjadi akibat banyak bermunculannya sekolah-sekolah terpadu, yang memungkinkan seorang anak lebih banyak memanfaatkan waktunya di sekolah dibandingkan di rumahnya sendiri.

Sebagai media sosialisasi, sekolah memiliki arti penting seperti berikut ini.

1) Memberikan pengetahuan dan keterampilan untuk mengembangkan daya intelektual agar siswa dapat hidup layak di masyarakat.

2) Membentuk kepribadian siswa agar sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma yang ada dalam masyarakat.

Media massa

Peranan media massa seperti TV, radio, film, buku, serta media massa yang lainnya memiliki peran yang tak kalah pentingnya sebagai agen sosialisasi.

Baca Juga :  Mengoperasikan Linux melalui Command Line Interface

Apa yang ditonton atau dibaca seseorang akan berpengaruh terhadap perkembangan pengetahuan, kepribadian, dan intelektualitas seseorang.

Dewasa ini, TV menjadi salah satu agen sosialisasi paling efektif yang mempengaruhi seseorang, baik yang sifatnya positif maupun negatif.

Demikian saja artikel yang dapat kami sharing tentang Pengertian Dan Tahapan Serta Fungsi Sosialisasi. Semoga Bermanfaat dan Terima Kasih.

Lihat Semuanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker