Biologi

Peran Bakteri bagi Kehidupan Manusia

Sofyan Peran Bakteri bagi Kehidupan Manusia

Peran Bakteri bagi Kehidupan Manusia

Telah dijelaskan bahwa bakteri dapat hidup di berbagai tempat sehingga keberadaan bakteri tersebut dapat menimbulkan efek yang besar bagi kehidupan manusia.

Bagi kehidupan manusia, bakteri ada yang menguntungkan dan ada pula yang merugikan.

Bakteri yang Menguntungkan

Bakteri yang menguntungkan bagi kehidupan manusia, antara lain, sebagai berikut.

  • Rhizobium bersimbiosis pada akar leguminosarum untuk mengikat nitrogen.
  • Azotobacter hidup di dalam tanah dan dapat mengikat nitrogen sehingga dapat menyuburkan tanah.
  • E. coli membantu pembusukan makanan di dalam usus besar dan penghasil vitamin K yang membantu pembekuan darah.
  • Lactobacillus sp. dimanfaatkan untuk proses pembuatan susu yogurt dan susu keju.
  • Acetobacter xylium dimanfaatkan untuk pembuatan nata de coco.
  • Acetobacter dimanfaatkan untuk mengubah air cuka menjadi alkohol dan alkohol menjadi asam cuka.
  • Bakteri saprofit anaerob dimanfaatkan untuk pembuatan gas bio atau biogas.
  • Streptococcus griceus dimanfaatkan untuk penghasil antibiotik streptomisin sehingga banyak dimanfaatkan dalam industri obat obatan.

Bakteri yang Merugikan

Bakteri yang merugikan bagi kehidupan manusia, antara lain, sebagai berikut:

1)    Salmonella typhosa penyebab penyakit tifus,

2)    Shigella dysenteriae penyebab penyakit disentri,

3)    Neisseria meningitidis penyebab penyakit meningitis,

4)    Neisseria gonorrhoeae penyebab penyakit kencing nanah,

5)    Mycobacterium tuberculosis penyebab penyakit tuberkulosis, dan 6)    Mycobacterium leprae penyebab penyakit lepra.

Sterilisasi

Sterilisasi adalah pembebasan alat dan bahan makanan dari bakteri dan mikroorganisme atau pencucian alat dan bahan makanan dari hama.

Semua alat dan bahan yang telah disterilkan harus dimasukkan ke dalam suatu tempat yang tertutup rapat dan tidak terhubung dengan udara luar.

Jika tidak tertutup, alat dan bahan tersebut akan terkontaminasi oleh bakteri. Hal ini juga harus dilakukan pada ruang operasi agar pasien operasi tidak terinfeksi bakteri.

Baca Juga :  Replikasi Virus Secara Litik Dan Lisogenik

Sterilisasi dapat dilakukan pada alat dan bahan makanan. Sterilisasi alat dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain, dengan pemanasan dan penguapan.

Pemanasan dapat dilakukan dengan memasukkan alat yang telah dibersihkan ke dalam oven dengan suhu 180oC selama 2 jam.

Keadaan ini dapat mematikan mikroorganisme dan spora.

Selain itu, pemanasan juga dapat dilakukan dengan menggunakan alat pensteril yang disebut autoklaf.

Alat dimasukkan pada autoklaf dengan suhu 121oC dan tekanan 15 atm/cm2 selama 15 menit.

Sementara itu, penguapan dilakukan dengan memasukkan alat yang akan disterilkan dan telah dibungkus rapat ke dalam dandang selama 1 jam dengan suhu 100oC.

Untuk dapat mematikan spora bakteri, pemanasan harus dilakukan sebanyak 3 kali dengan selang waktu kurang dari 24 jam.

Sterilisasi bahan makanan dapat dilakukan dengan penguapan dalam uap air selama 1 jam pada suhu 100oC dan diulang sebanyak 3 kali.

Sterilisasi juga dapat dilakukan dengan menggunakan autoklaf.

Demikian saja artikel yang dapat kami sharing tentang Peran Bakteri bagi Kehidupan Manusia. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Lihat Semuanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker