Pendidikan

Prinsip Ekonomi Bagi Konsumen Dan Produsen

Ahmadalfajri.comPrinsip Ekonomi Bagi Konsumen Dan Produsen

Prinsip Ekonomi Bagi Konsumen Dan Produsen
Prinsip Ekonomi Bagi Konsumen Dan Produsen

Prinsip ekonomi merupakan tindakan manusia untuk mengatasi permasalahan-permasalahan ekonomi yang dilakukan tiga pelaku ekonomi yang saling berkaitan, yaitu konsumen, produsen, dan pedagang/distributor yang menyalurkan barang, mereka selalu berpedoman pada prinsip ekonomi.

Prinsip ekonomi bagi konsumen

Konsumen adalah pengguna barang dan jasa, produsen adalah penghasil barang dan jasa sedangkan pedagang/distributor adalah orang yang menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen melalui kegiatan jual beli barang.

Prinsip ekonomi bagi konsumen artinya dengan barang yang ada dapat memenuhi kebutuhan sebesar-besarnya.

Contoh perilaku konsumen berdasarkan prinsip ekonomi:

1) menyesuaikan pengeluaran dengan pendapatan,
2) memilih kualitas barang,
3) menawar barang serendah mungkin,
4) memilih barang/jasa secara tepat guna.

Prinsip ekonomi bagi produsen

Prinsip ekonomi bagi produsen artinya dengan modal tertentu dapat memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.

Contoh perilaku produsen berdasarkan prinsip ekonomi:

1) mengikuti selera masyarakat,
2) menentukan biaya produksi sekecil mungkin,
3) menghasilkan barang dengan kualitas tinggi,
4) dengan modal yang ada dapat memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya.

Prinsip ekonomi bagi distributor

Perilaku pedagang/distributor berdasarkan prinsip ekonomi:

1) menghindari menjual barang berisiko tinggi,
2) mengikuti selera konsumen (usia, tempat, waktu),
3) barang dikemas dengan bentuk menarik,
4) dengan modal yang ada dapat memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya.

Tindakan ekonomi, prinsip ekonomi, dan motif ekonomi merupakan peristiwa yang terjadi dalam ilmu ekonomi.

Peristiwa-peristiwa tersebut selalu saling berkaitan dan mengakibatkan terjadinya peristiwa lain sehingga dalam ilmu ekonomi terdapat hukum ekonomi.

Hukum Ekonomi

Yang dimaksud dengan hukum ekonomi adalah keterangan hasil dari hubungan dua peristiwa atau lebih di bidang yang saling berkaitan yang terjadi berulang-ulang.

Baca Juga :  Mengenal Istilah Istilah Dasar Pada Komputer

Contoh terjadinya hukum ekonomi adalah seperti berikut ini.

a. Pada waktu menjelang hari raya semua orang memerlukan sembako lebih banyak dari hari-hari biasa sehingga harga barang-barang tersebut naik.

b. Pada musim buah-buahan harga akan turun.

Dalam ilmu ekonomi dikatakan jumlah penawaran barang bertambah sedangkan permintaan tetap sehingga mengakibatkan harga barang turun,

c. Jumlah produksi barang banyak, penghasilan masyarakat tetap sehingga menyebabkan harga rendah.

Dari beberapa penjelasan tersebut, maka terdapat hubungan dua peristiwa atau lebih yang dapat bersifat kausal dan fungsional.

a. Hubungan kausal (hubungan sebab-akibat), artinya munculnya suatu peristiwa (kejadian) akibat dari hubungan antara dua peristiwa.

b. Hubungan fungsional, artinya hubungan antara peristiwa satu dengan yang lain di bidang ekonomi yang saling memengaruhi.

Penjelasan-penjelasan tersebut membuktikan bahwa hukum ekonomi tidak bersifat mutlak dan tidak selalu benar karena banyak peristiwa atau masalah-masalah yang saling memengaruhi yang disebut tendens (kecenderungan).

Tendens ekonomi artinya suatu kemungkinan yang tidak dijamin kebenarannya.

Masalah-masalah yang memengaruhi hukum ekonomi berlaku tidak mutlak di antaranya adalah:

a. selera manusia/masyarakat selalu berubah,
b. turun naiknya harga barang,
c. turun naiknya pendapatan masyarakat,
d. laju pertumbuhan penduduk yang sangat cepat.

Hukum ekonomi akan berlaku apabila tidak terdapat masalah-masalah yang memengaruhi atau ceteris paribus.

Artinya, masalah-masalah dalam ekonomi tidak berubah atau faktor-faktor yang memengaruhinya tetap.

Demikian saja artikel yang dapat kami sharing tentang Prinsip Ekonomi Bagi Konsumen Dan Produsen. Semoga bermanfaat dan Terima KAsih.

Lihat Semuanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker