Kajian Umum

Tingkatan membaca alquran Berdasarkan Kecepatan

Ahmad AlfajriTingkatan membaca alquran Berdasarkan Kecepatan

Tingkatan membaca alquran Berdasarkan Kecepatan
Tingkatan membaca alquran Berdasarkan Kecepatan

Tidak lama lagi, Bulan Ramadhan akan segera tiba. Umat Islam di berbagai belahan dunia menggunakan momen bulan Ramadhan untuk memperbanyak membaca Alquran.

Ada yang menargetkan khatam membaca Alquran. Ada juga yang melahirkan menambah hafalan Alquran. Dan bahkan ada juga yang menghatamkan bacaan Alquran dalam shalat tarawih.

Membaca Alquran adalah sebuah ibadah terbaik dan akan dibalas dengan ganjaran yang luar biasa. Nabi bersabda:

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

 “Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al-Quran, maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, dan satu kebaikan tersebut dilipatkan gandakan menjadi 10 kebaikan semisalnya. Aku tidak mengatakan Alif-Lam-Mim itu satu huruf, akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.”

Tingkatan bacaan Alquran

Jika kita perhatikan, ada perbedaan dalam cara membaca Alquran. Ada yang membaca secara perlahan-lahan dan memiliki irama khusus. Ada yang membaca secara sedang, tidak lambat dan tidak terlalu cepat. Dan bahkan ada juga yang membaca dengan cepat.

Ketiga model cara membaca tersebut ternyata dibaca oleh para Qori terkenal. Untuk masa sekarang yang sangat mudah mendownload Murottal Alquran dalam berbagai versi yang mereka baca.

Sayyid Muhammad bin Alwi Al-Maliki dalam kitab Qowaidul Asasiyyah fi Ulumil Qur’an menerangkan bahwa ada 3 metode cara membaca Alquran yang diakui oleh ulama nama ahli qiraat Alquran.

Metode Tahqiq

Cara baca yang pertama disebut dengan metode Tahqiq. Metode ini mengutamakan makharijul huruf dan cara melafadzkan huruf hijaiyah secara cepat. Panjang dan pendeknya juga terpenuhi. Selain itu, seluruh kaedah dan hukum tajwid juga disempurnakan.

Baca Juga :  10 Manfaat dan Keutamaan Sholat Tahajud

Menurut Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki metode bacaan Tahqiq ini sangat dianjurkan untuk digunakan dan dibaca oleh para pelajar pemula.

Tujuannya adalah untuk melatih para pemula agar tidak melewati batasan kaidah tajwid. Bagi para pemula yang tidak menggunakan metode ini, dikhawatirkan akan terbawa bacaan yang salah saat telah lancar membaca Alquran.

Metode Hadr

Metode Hadr adalah cara membaca Alquran dengan tempo yang agak cepat. Bacaan yang seharusnya panjang, Dalam metode ini diperpendek. Tetapi tetap memperhatikan tanda baca dan kaedah-kaedah tata bahasa Arab. Dan tentunya dengan pelafalan yang baik dan benar.

Selain bacaan Mad, Hal yang dikurangi biasanya adalah ghunnah. Metode Hadr ini berada jauh dibawah tingkatan metode tahqiq. Metode ini hanya boleh digunakan oleh orang yang sudah lancar bacaan Alquran dan memahami tata bahasa Arab.

Metode ini biasanya digunakan oleh orang yang telah menghatamkan hafalan Alquran 30 juz secara lancar. Dan dilakukan dalam momen murajaah hafalan.

Metode Tadwir

Metode tadwir adalah cara baca Alquran pertengahan. Tidak terlalu cepat seperti metode Hadr dan tidak terlalu lambat seperti metode Tahqiq.

Dalam metode tadwir ini, bacaan-bacaan mad tidak dipenuhkan. Tetapi tidak juga terlalu pendek. Mad ja’iz munfashil yang seharusnya panjang 6 ketukan, Tetapi hanya dibaca sekitar 3 ketukan.

Kesimpulan

Ketiga model metode bacaan Alquran ini, semuanya adalah benar dan diakui oleh ulama ahli qiraat. Tetapi, bagi para pemula hendaknya untuk memilih metode Tahqiq.

Adapun bagi para penghafal Alquran, ketika murajaah dapat mengambil salah satu dari tiga metode di atas.

Jika punya banyak waktu luang, maka Pilihlah metode tahqiq. Tetapi jika waktu minim dan terbatas, serta harus menyelesaikan target murajaah yang agak panjang, maka boleh memilih metode Hadr.

Baca Juga :  Hukum Membayar Zakat Fitrah Dengan Uang

Hal yang terpenting sebenarnya adalah memahami tajwid dan tempat waqaf. Dengan memahami hal tersebut maka tidak terjadi pergeseran makna Alquran saat kita membacanya.

Demikian saja artikel kami tentang tingkatan bacaan Alquran. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Tags
Lihat Semuanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker