Bulan Syaban

Doa Nisfu Sya’ban Arab Dan Artinya

Ahmadalfajri.com Doa Nisfu Sya’ban Arab Dan Artinya

Doa Nisfu Sya'ban Arab Dan Artinya
Doa Nisfu Sya’ban Arab Dan Artinya

Dalam kitab Ma Za Fi Sya’ban (ada ada dalam bulan Sya’ban), Sayyid Muhammad Al Maliki menjelaskan bahwa tidak ada doa dan shalat tertentu yang datang dari Hadits Shahih pada malam Nisfu Sya’ban.

Adapun petunjuk dari hadis sahih adalah perintah untuk menghidupkan malam Nisfu Sya’ban dengan ibadah secara umum. Ibadah ini mencakup membaca Alquran, shalat sunnah, membaca doa dan lain sebagainya.

Bersedekah, membaca Alquran dan berbagai kegiatan lainnya yang bernilai ibadah boleh dilakukan. Dan jika dilakukan pada malam Nisfu Sya’ban maka sudah dianggap menghidupkan malam Nisfu Sya’ban.

Di kalangan umat Islam, ada sebuah doa khusus yang sering dibaca setelah membaca surat Yasin pada malam Nisfu Sya’ban.

Pada artikel kali ini kami akan menulis doa malam Nisfu Sya’ban yang dibaca setelah membaca surat Yasin lengkap dengan terjemahannya.

Doa Malam Nisfu Sya’ban

Daftar Isi

اَللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَ لا يَمُنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا اْلجَلاَلِ وَ اْلاِكْرَامِ ياَ ذَا الطَّوْلِ وَ اْلاِنْعَامِ لاَ اِلهَ اِلاَّ اَنْتَ ظَهْرَ اللاَّجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَ اَمَانَ اْلخَائِفِيْنَ

Ya Allah Tuhanku pemilik nikmat, tiada ada yang bisa memberi nikmat atasMU. Ya Allah pemilik kebesaran dan kemuliaan. Ya Allah Tuhanku pemilik kekayaan dan pemberi nikmat.

Tidak ada yang patut disembah hanya Engkau. Engkaulah tempat bersandar. Engkaulah tempat berlindung dan pada Engkau pula tempat yang aman bagi orang-orang yang ketakutan

اَللَّهُمَّ اِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِى عِنْدَكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقِيًّا اَوْ مَحْرُوْمًا اَوْ مَطْرُوْدًا اَوْ مُقْتَرًّا عَلَىَّ فِى الرِّزْقِ فَامْحُ

Ya Allah Tuhanku. Jika sekiranya Engkau telah menulis dalam buku besarmu  bahwa aku adalah orang yang tidak celak, atau terhalang dari nikmatmu, atau orang yang dijauhkan, atau orang yang disempitkan dalam mendapat rizki maka hapuskanlah ya tuhan

اللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقَاوَتِي وَ حِرْمَانِي وَ طَرْدِي وَ اِقْتَارَ رِزْقِي وَ اَثْبِتْنِىْ عِنْدَكَ فِي اُمِّ اْلكِتَابِ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَ قَوْلُكَ اْلحَقُّ فِى كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَ يُثْبِتُ وَ عِنْدَهُ اُمُّ اْلكِتَابِ

maka aku memohon dengan karuniamu, semoga kiranya Engkau pindahkan aku kedalam golongan orang-orang yang berbahagia, mendapat keluasan rizki serta diberi petunjuk kepada kebajikan.

Sesungguhnya Engkau telah berkata dalam kitabmu yang telah diturunkan kepada Nabi yang telah Engkau utus, dan perkataanmu adalah benar, yang berbunyi:

Allah mengubah dan menetapkan apa-apa yang dikehendakiNya dan padaNya sumber kitab

اِلهِيْ بِالتَّجَلِّى اْلاَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمِ الَّتِيْ يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍ وَ يُبْرَمُ اِصْرِفْ عَنِّيْ مِنَ اْلبَلاَءِ مَا اَعْلَمُ وَ مَا لا اَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ اْلغُيُوْبِ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Ya Allah, dengan tajalli yang Mahabesar pada malam Nisfu Sya’ban yang mulia ini. Engkau tetapkan dan Engkau ubah sesuatunya, maka aku memohon semoga kiranya aku dijauhkan dari bala bencana.

Baik yang aku ketahui atau yang tidak aku ketahui, Engkaulah yang Maha mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi. Dan aku selalu mengharap limpahan rahmatmu  ya Allah Tuhan yang Maha Pengasih.

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ سَلَّمَ . اَمِيْن

Dan Sholawat semoga selalu tercurahkan kepada baginda Nabi Muhammad, keluarga dan sahabat beliau sekalian. Aamiin

Riwayat Ibnu Mas’ud

Ibnu Abi syaibah dalam kitab beliau yang berjudul Al mushannaf meriwayatkan sebuah hadits yang bersumber dari Abdullah Ibnu Mas’ud yaitu:

Baca Juga :  Sejarah Perubahan Arah Kiblat Sholat

للَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَ لا يَمُنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا اْلجَلاَلِ وَ اْلاِكْرَامِ ياَ ذَا الطَّوْلِ وَ اْلاِنْعَامِ لاَ اِلهَ اِلاَّ اَنْتَ ظَهْرَ اللاَّجِئينَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَ اَمَانَ اْلخَائِفِيْنَ 

Ya Allah Tuhanku pemilik nikmat, tiada ada yang bisa memberi nikmat atasMU. Ya Allah pemilik kebesaran dan kemuliaan. Ya Allah Tuhanku pemilik kekayaan dan pemberi nikmat.

اَللَّهُمَّ اِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِى عِنْدَكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقِيًّا فَامْحُ عني اسم الشقاء وَ اَثْبِتْنِىْ عِنْدَكَ سَعِيْدًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ تقول فِى كِتَابِكَ يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَ يُثْبِتُ وَ عِنْدَهُ اُمُّ اْلكِتَابِ

Ya Allah Tuhanku. Jika sekiranya Engkau telah menulis dalam buku besarmu  bahwa aku adalah orang yang tidak celak, atau terhalang dari nikmatmu, atau orang yang dijauhkan, atau orang yang disempitkan dalam mendapat rizki.

Maka hapuskanlah ya tuhan dari diriku segala yang tidak celak. Dan tetatpkanlah diriku di sisimu sebagai orang yang bahagia yang berperilaku sesuai dengan kebaikan.

Sesungguhnya Engkau telah berkata dalam kitabmu: Allah mengubah dan menetapkan apa-apa yang dikehendakiNya dan padaNya sumber kitab

Tidak ada seorangpun yang membaca doa dengan kalimat ini, melainkan Allah akan meluaskan hidup dan kehidupannya.

Demikian saja artikel kami tentang Doa Malam Nisfu Sya’ban. Semoga bermanfaat dan Terima Kasih.

Lihat Semuanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker