Pendidikan

Kedatangan Bangsa Belanda Ke Indonesia

Ahmadalfajri.com – Kedatangan Bangsa Belanda Ke Indonesia

Kedatangan Bangsa Belanda Ke Indonesia
Jan Pieterzoon Coen

Ekspedisi laut pertama Belanda dimulai tahun 1595 dipimpin oleh Cornelis de Houtman.

Dengan empat buah kapal yaitu Duijfken, Amsterdam, Mauritius, Holandia serta berawak 249.

Setelah perjalanan panjang akhirnya tahun 1596, ekspedisi Belanda sampai di pelabuhan Banten.

Kedatangan pelaut Belanda tentu saja tidak disukai oleh pedagang Portugis yang lebih dahulu tiba.

Pada saat yang bersamaan, pedagang Inggris juga mulai datang ke Banten.

Persaingan tiga bangsa Eropa ini tentu saja sangat tidak disukai penduduk pelabuhan Banten.

Pada akhirnya nanti persaingan dalam memperebutkan kekuasaan perdagangan akan memunculkan bentuk kerja sama perusahaan dagang di antara bangsa Eropa.

Cornelis de Houtman kemudian melanjutkan perjalanan ke Madura.

Di pulau garam itu, konflik penduduk lokal dengan Belanda terjadi.

Penyebabnya, pelaut Belanda membunuh penduduk setempat.

Penduduk Madura mengusir Belanda, dan membunuh beberapa awak kapalnya.

Akhirnya de Houtman kembali ke negerinya dengan sisa-sisa awak kapalnya pada tahun 1597 tanpa hasil yang memuaskan.

Sejak kembalinya ekspedisi Cornelis de Houtman ke Belanda, kedatangan pedagang Belanda ke Indonesia semakin bertambah.

Mereka menjelajahi perairan Indonesia untuk mencari rempah-rempah.

Tahun 1599 armada dagang Belanda yang dipimpin oleh van Neck tiba di Maluku, pulau penghasil rempah-rempah.

Penduduk setempat menerima Belanda dan mengadakan transaksi perdagangan rempah-rempah.

Van Neck kembali ke negerinya dengan membawa hasil rempah-rempah dalam jumlah yang banyak.

Keberhasilan pelayaran van Neck mendapatkan rempah rempah telah membuat pedagang Belanda semakin sering ke Indonesia.

Ini menimbulkan persaingan di antara mereka sendiri.

Kerajaan Belanda akhirnya membentuk perkumpulan pedagang Belanda yang beroperasi di Indonesia dengan tujuan untuk menyatukan pedagang Belanda di kawasan Nusantara dan menghindari persaingan di antara pedagang Belanda sendiri.

Baca Juga :  Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari Hari

Perkumpulan dagang itu dinamakan VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie) yang berdiri tahun 1602.

Pemerintah Kerajaan Belanda kemudian memberikan hak-hak istimewa kepada VOC yang disebut Hak Oktroi.

Pejabat Belanda yang ditunjuk sebagai gubernur jenderal VOC pertama ialah Jan Pieterzoon Coen.

Demikian saja artikel tentang Kedatangan Bangsa Belanda Ke Indonesia yang dapat kami bagi. Semoga bermanfaat dan terimakasih

Lihat Semuanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker