Ragam Islami

Mengenal Lebih Dekat Tentang Bulan Rajab Dan Keutamaannya

Ahmad AlfajriMengenal Lebih Dekat Tentang Bulan Rajab Dan Keutamaannya

Mengenal Bulan Rajab

Bulan Rajab (رَجَب) menduduki posisi penting dalam kalender Islam (Hijriah).

Sebagai bulan ketujuh, ia bukan hanya penanda waktu, tetapi juga salah satu dari empat bulan haram yang memiliki kemuliaan khusus di sisi Allah.

Rajab dalam Konteks Asyhurul Hurum

Rajab adalah bulan yang dimuliakan dan dihormati oleh Allah.

Ia termasuk dalam Asyhurul Hurum (Bulan-Bulan Haram), di mana Allah secara khusus melarang kezaliman dan pertumpahan darah sebagai bentuk pemuliaan terhadap waktu tersebut.

Jauh sebelum Islam, bangsa Arab telah menghormati bulan ini dengan menghentikan peperangan sebagai bentuk penghormatan dan pengagungan.

Empat Bulan Haram yang disebut dalam Al-Qur’an adalah:

  1. Muharram
  2. Dzulqa’dah
  3. Dzulhijjah
  4. Rajab

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

((Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.)) (QS. At-Taubah: 36)

Bulan-bulan ini dinamakan Haram karena:

Dilarangnya Pertempuran: Dilarang memulai peperangan, kecuali jika musuh menyerang lebih dulu.

Dilarangnya Pelanggaran: Pelanggaran terhadap larangan (dosa) di bulan ini memiliki kadar keburukan yang lebih besar dibandingkan bulan lainnya.

Julukan Lain Bulan Rajab

Secara etimologi, kata Rajab berasal dari kata ar-rujūb (الرُّجوب) yang berarti pengagungan atau pemuliaan.

Bulan ini juga memiliki julukan lain:

  • Rajab “Mudar”: Dinamakan demikian karena dinisbatkan kepada Kabilah Mudar.

Kabilah ini dikenal konsisten menjaga waktu Rajab tanpa mengubah-ubahnya, tidak seperti kabilah Arab lain yang kadang memajukan atau memundurkan waktu bulan haram sesuai kebutuhan perang atau damai mereka (nasi’—manipulasi kalender).

  • Al-Ashamm (Yang Tuli): Dinamakan demikian karena pada bulan ini tidak ada seruan untuk bertempur, dan tidak terdengar suara senjata sebagai bentuk penghormatan.

Peristiwa Penting dan Ketentuan Ibadah

Peristiwa Sejarah

Dua peristiwa penting dalam sejarah Islam terkait erat dengan bulan ini:

  • Isra Mi’raj: Peristiwa agung di mana Nabi Muhammad diangkat dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan kemudian ke Sidratul Muntaha, diyakini terjadi pada bulan Rajab.
  • Perubahan Kiblat: Menurut riwayat dari Ibnu Abbas, perintah Allah untuk memindahkan arah kiblat umat Islam dari Baitul Maqdis (Yerusalem) ke Ka’bah di Makkah terjadi pada pertengahan bulan Rajab, tahun kedua Hijriah.

Ketentuan Ibadah (Puasa dan Amalan Khusus)

Meskipun Rajab adalah bulan yang mulia, perlu dicatat bahwa Rasulullah tidak pernah mengkhususkan puasa, qiyamullail (shalat malam), atau perayaan tertentu, terutama pada malam 27 Rajab yang dikaitkan dengan Isra Mi’raj.

Hadis yang sering dijadikan landasan ibadah di bulan ini adalah terkait anjuran umum untuk berpuasa di Bulan-Bulan Haram.

Ketika seseorang datang kepada Nabi dan menyiksa dirinya dengan puasa, Nabi menyuruhnya untuk berpuasa Ramadhan dan satu hari di setiap bulan.

Ketika orang tersebut meminta tambahan, Nabi bersabda:

*…Puasa lah tiga hari (setiap bulan), lalu orang itu berkata: ‘Tambahkan kepadaku’, maka Nabi bersabda: ‘Puasa lah dari bulan-bulan haram (termasuk Rajab).’ *

Inilah satu-satunya petunjuk yang umum tentang puasa di Rajab.

Para ulama sepakat bahwa tidak ada amalan khusus yang sahih (valid) yang dikhususkan hanya untuk Rajab.

Amalan yang Lebih Utama:

Para sahabat juga tidak pernah mengkhususkan ibadah di Rajab.

Bulan Sya’ban (bulan setelah Rajab) justru lebih utama untuk diperbanyak puasa, sebagaimana telah ditetapkan (tsabit) dari Rasulullah bahwa beliau memperbanyak puasa di bulan Sya’ban.

Oleh karena itu, alangkah baiknya jika umat Islam memperbanyak amal saleh di bulan Rajab sebagai bagian dari Bulan Haram secara umum.

Lihat Semuanya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker