Memberi tambahan nafkah untuk anak dan istri
Rasulallah Muhammad saw bersabda:
مَنْ وَسَّعَ عَلَى أَهْلِهِ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ أَوْسَعَ اللَّهُ عَلَيْهِ سّنَتَهُ كُلَّهَا. (رواه الطبراني)
“Barangsiapa melapangkan nafkah untuk keluarganya pada hari ‘Asyura’, Allah akan melapangkan rizkinya sepanjang tahun.” (HR. ath-Thabrani)
Tidak ada salahnya jika kita menambahkan uang belanja untuk keluarga di bulan Muharram dan bulan-bulan setelahnya.
Selain karena memang kebutuhan pokok dari tahun ketahun harganya semakin naik, pahala memberi nafkah kepada keluargaya juga lebih besar.
Ibnu Uyainah berkata: “Kami telah membuktikannya selama lima puluh tahun atau enam puluh tahun, dan kami tidak melihatnya kecuali kebaikan.”
Jamaah shalat Jumat hafidhakumullah,
Mengapa tanggal sepuluh Muharram disebut dengan ‘Asyura’?
Badaruddin al-‘Aini dalam kitabnya Umdatul Qari’ menjelaskan sebuah pendapat bahwa di hari ‘Asyura’ Allah memberikan kemuliaan dan kehormatan kepada sepuluh nabi-Nya. Yaitu:
(1) kemenangan Nabi Musa atas Fir’aun,
(2) pendaratan kapal Nabi Nuh,
(3) keselamatan Nabi Yunus dengan keluar dari perut ikan,
(4) ampunan Allah untuk Nabi Adam AS,
(5) keselamatan Nabi Yusuf dengan keluar dari sumur pembuangan,
(6) kelahiran Nabi Isa AS,
(7) ampunan Allah untuk Nabi Dawud,
(8) kelahiran Nabi Ibrahim AS,
(9) Nabi Ya’qub dapat kembali melihat, dan
(10) ampunan Allah untuk Nabi Muhammad, baik kesalahan yang telah lampau maupun yang akan datang.
Selain di atas, para ulama juga menjelaskan beberapa keistimewaan para nabi di hari ‘Asyura’, yaitu kenaikan Nabi Idris menuju tempat di langit, kesembuhan Nabi Ayub dari penyakit, dan pengangkatan Nabi Sulaiman menjadi raja.
Dari beberapa kejadian di atas, hari ‘Asyura’ adalah hari yang amat istimewa. Karena itu, hari ‘Asyura’ menjadi moment yang amat baik untuk meniru akhlak para nabi, akhlak yang mulia, lemah lembut, dan menjunjung tinggi kasih sayang, berbagi kasih saying kepada anak-anak yatim, dan kerukunan.
Menghindari terhadap kejelekan, penghinaan, kekerasan, permusuhan, dan adu domba. Ingat, kebaikan di bulan ini dilipatgandakan pahalanya. Kejelekan di bulan ini dilipatkan siksa dan malapetakanya.
Jamaah shalat Jumat hafidhakumullah,
Semoga dengan mengoptimalkan bulan Muharram ini dengan berbagai amal kebaikan, Allah memberikan kemudahan kepada kita untuk mengoptimalkan bulan-bulan berikutnya dengan berbagai amal kebaikan yang akan menghantarkan kita kepada kebahagiaan di dunia dan keselamatan di akhirat. Aamiin.
Demikian saja artikel yang dapat kami bagikan tentang contoh khutbah jumat dengan judul Mengoptimalkan Bulan Muharram Dengan Amal Kebaikan. Semoga bermanfaat dan Terima Kasih.




