Kajian Umum

9 Kesalahan Saat Pelaksanaan Shalat Jumat

Ahmadalfajri.com9 Kesalahan Saat Pelaksanaan Shalat Jumat

9 Kesalahan Saat Pelaksanaan Shalat Jumat

Selamat datang kepada seluruh pengunjung setia di blog sederhana kami ini.

Pada artikel kali ini, kami akan membagikan sebuah informasi ilmiah tentang beberapa kesalahan saat pelaksanaan ibadah shalat jumat..

Ada 9 hal yang dapat menyebabkan kekurangan dan kesalahan pada saat pelaksanaan ibadah shalat Jumat. 

9 hal ini cukup sering terjadi, baik secara disadari maupun tidak.

Memanglah 9 kesalahan ini terlihat sepele, tapi dapat menyebabkan hilangnya keutamaan hari Jumat dan merosotnya nilai pahala yang didapat.

Maka sangat penting bagi setiap umat Islam dari kaum lelaki untuk mengetahui 9 kesalahan yang sering terjadi di kalangan masyarakat pada ibadah shalat Jumat..

Kesalahan yang sudah menjadi kebiasaan ini tidak boleh dibiarkan begitu saja karena Rasulullah pernah menegur kesalahan tersebut.

9 kesalahan saat shalat Jumat yang sering terjadi

1. Berbicara saat khutbah Jumat

Padahal seorang muslim diwajibkan untuk mendengarkannya dengan hikmat dan khusyuk sebagai rangkaian dari sholat Jumat.

Jangankan berbicara, mengatakan “diam” saja tidak diperbolehkan saat khutbah Jumat berlangsung.

Dari Abu Hurairah radhiallahu‘anhu, Nabi SAW bersabda:

إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَنْصِتْ . وَالإِمَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ

“Jika engkau berkata pada sahabatmu pada hari Jumat, ‘Diamlah, khotib sedang berkhotbah!’ Sungguh engkau telah berkata sia-sia.”(HR. Bukhari no. 934 dan Muslim no. 851).

2. Tidak menyimak saat khutbah Jumat

Walaupun tidak berbicara, terkadang seseorang menyibukkan dirinya dengan hal lain sehingga dia tidak bisa menyimak isi dari khutbah Jumat yang disampaikan.

Padahal, menyimak khutbah Jumat dan tidak bermain main memiliki keutamaan sebagai penghapus dosa seperti yang Rasulullah SAW sampaikan:

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ وَزِيَادَةُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ وَمَنْ مَسَّ الْحَصَى فَقَدْ لَغَا

“Barangsiapa yang berwudhu, lalu memperbagus wudhunya kemudian ia mendatangi (shalat) Jumat, kemudian (di saat khotbah) ia betul-betul mendengarkan dan diam.”

“Maka dosanya antara Jumat saat ini dan Jumat sebelumnya ditambah tiga hari akan diampuni. Dan barangsiapa yang bermain-main dengan tongkat, maka ia benar-benar melakukan hal yang batil (lagi tercela) ” (HR. Muslim no. 857)

3. Jual beli dan bekerja saat sholat Jumat berlangsung

Dalam hal ini bahkan sebagian besar ulama berpendapat bahwa jual beli yang dilakukan mulai saat adzan sholat Jumat berkumandang adalah haram.

Begitupun mendahulukan pekerjaan daripada bergegas sholat Jumat padahal adzan sudah berkumandang dilarang, sebagaimana firman Allah:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jum‘at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui” (surat Al Jumuah ayat 9)

1 2Laman berikutnya
Lihat Semuanya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker