Kajian Umum

Amalan Bulan Rajab Menurut Alquran Dan Hadits

Ahmad AlfajriAmalan Bulan Rajab Menurut Alquran Dan Hadits

Amalan Bulan Rajab Menurut Alquran Dan Hadits
Amalan Bulan Rajab Menurut Alquran Dan Hadits

Salah satu dari empat bulan haram adalah Bulan Rajab. Tiga bulan lainnya yaitu zulqaidah, Dzulhijjah, dan Muharram.

Bulan Rajab adalah bulan yang spesial karena peristiwa Isra dan Mi’raj terjadi dalam bulan Rajab tepatnya pada tanggal 27 rajab.

Dalam surat at-taubah ayat ke 36 Allah berfirman:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ۚ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa

Dalam bulan Rajab ini banyak ibadah yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Namun ibadah-ibadah tersebut sifatnya adalah sunah dan tidak sampai pada status wajib.

Sebagian dari Amalan yang disunahkan dikerjakan pada Bulan Rajab adalah;

Puasa Bulan Rajab

Meskipun banyak ulama yang mensunnahkah Puasa di Bulan Rajab, namun ada beberapa pandangan puasa di bulan Rajab ada hukumnya adalah bid’ah. Alasannya karena tidak pernah dilakukan oleh Nabi.

Ada juga ulama yang menfatwakan makruh Puasa di Bulan Rajab. Alasannya karena hadits tentang perintah puasa Bulan Rajab statusnya adalah hadits lemah.

Adapun landasan mayoritas ulama yang memfatwakan bahwa puasa di bulan Rajab ada dua. Pertama sunnah berdasarkan hadits daripada Abdullah Ibnu Abbas. Kedua, tidak ada keterangan lain yang melarang puasa di bulan Rajab

Baca Juga :  Cara Menghindari Sifat Ujub

Abdullah Ibnu Abbas meriwayatkan hadits dari Baginda Nabi

وَحَدِيث ابن عباس قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: من صام من رجب يوما كان كصيام شهر و من صام منه سبعة ايام غلقت عنه ابواب الجحيم السبعة ومن صام منه ثمانية ايام فتحت له ابواب الجنة الثمانية ومن صام من عشرة ايام بدلت سيئاته حسنات

Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari, maka laksana ia puasa selama sebulan, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka Jahim, bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu surga, dan bila puasa 10 hari maka digantilah dosa-dosanya dengan kebaikan.”

Imam As suyuthi dalam kitab Al Hawi Lil al Fatawi mengomentari tentang kualitas hadits puasa Rajab. Imam Sayuti mengakui bahwa kualitas hadis tersebut adalah dhaif atau lemah. Tetapi, dalam keilmuan hadis hadits dhaif dapat digunakan sebagai rujukan untuk Fadhilah Amal

Al Hafiz Al Iraqi dalam kitab Al Tabshir wa Al Tazkirah Jelaskan bahwa hadits dhaif yang bukan Hadits Maudhu (palsu) diberikan kelonggaran oleh para ulama Hadits pada bagian sanad dan periwayatannya.

Syaratnya adalah apabila hadis tersebut tidak berkaitan dengan Hukum dan Aqidah. Tapi hanya berkaitan dengan motivasi ibadah, peringatan, kisah, Fadhilah Amal dan lain sebagainya.

Imam Nawawi dalam kitab nya menyatakan bahwa tidak ada keterangan tentang puasa sunah di bulan Rajab. Baik keterangan dalam bentuk perintah maupun larangan. Namun, sudah jelas bahwa hukum berpuasa selain di bulan Ramadan adalah sunnah. Termasuk puasa di Bulan Rajab.

Abu Daud Dalam kitab Sunan meriwayatkan sebuah hadits dari Baginda Nabi bahwa Rasulullah menyunahkan berpuasa di dalam bulan-bulan haram. Dan bulan Rajab termasuk dalam bagian bulan-bulan haram

Baca Juga :  Keistimewaan Bulan Rajab Sya'ban dan Ramadhan

Membaca Istighfar

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan di bulan Rajab adalah memperbanyak membaca istighfar. Dalam kitab Risalah Amaliah disebutkan bahwa barangsiapa yang membaca istighfar di bulan Rajab, Sya’ban, dan Ramadan setiap hari antara salat ashar dan maghrib, maka Allah akan memerintahkan kepada dua malaikat untuk merobek buku catatan dosa dan kesalahannya

Bacaan istighfar tersebut adalah:

اَسۡتَغۡفِرُ ﷲَ الۡعَظِيۡمَ الَّذِيۡ لَآاِلٰهَ اِلَّا هُوَ الۡحَيُّ الۡقَيُّوۡمُ غَفَّارُ الذُّنُوۡبِ وَسَتَّارُ الۡعُيُوۡبِ وَاَتُوۡبُ اِلَيۡهِ تَوۡبَۃَ عَبۡدِ ظَالِمِ لِنَفۡسِهِ لَايَمۡلِكُ ضَرًّا وَلَانَفۡعًا وَلَامَوۡتًا وَلَاحَيَاۃً وَلَانُشُوۡرًا

Wahab bin Munabbah menjelaskan bahwa beliau pernah membaca di dalam Kitabullah yaitu hendaklah beristighfar kepada Allah di dalam bulan Rajab setiap pagi dan sore hari. Caranya adalah mengangkat kedua tangan seraya membaca:

اَللّٰهُمَّ اغۡفِرۡلِيۡ وَارۡحَمۡنِيۡ وَتُبۡ عَلَيَّ

Dibaca sebanyak 70 kali. Dan disunahkan juga membaca sebanyak 50 kali pada pagi hari dan malam hari, yaitu:

أَسّتَغۡفِرُ ﷲَ ذَا الۡجَلَالِ وَالۡإِكۡرَامِ, مِنۡ جَمِيۡعِ الذُّنُوۡبِ وَالۡآثَامِ

Dalam bulan Rajab juga sangat dianjurkan untuk membaca sebanyak-banyaknya sayyidul istighfar sebanyak 3 kali pada setiap pagi dan sore hari. yaitu:

اَللّٰهُمَّ أَنۡتَ رَبِّيۡ لَاإِلٰهَ إِلَّا أَنۡتَ خَلَقۡتَنِيۡ وَأَنَا عَبۡدُكَ وَأَنَا عَلَی عَهۡدِكَ وَوَعۡدِكَ مَا اسۡتَطَعۡتُ,أَعُوۡذُبِكَ مِنۡ شَرِّ مَا صَنَعۡتُ, أَبُوۡءُ لَكَ بِنِعۡمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوۡءُ بِذَنۡبِيۡ فَاغۡفِرۡلِيۡ فَإِنَّهُ لَايَغۡفِرُ الذُّنُوۡبَ إِلَّاأَنۡتَ

Berdoa pada waktu pagi sore dan malam hari

Baginda Nabi Muhammad memuliakan bulan Rajab sebab bulan Rajab adalah salah satu bulan haram yang dimuliakan oleh Allah. Dan dalam bulan Rajab terjadi sebuah peristiwa mukjizat Isra Mi’raj. Pada peristiwa ini, Baginda Nabi melakukan perjalanan dari Masjidil Haram hingga sampai ke sidratul Muntaha.

Anas bin Malik meriwayatkan sebuah hadits bahwa nabi berdoa ketika masuknya bulan Rajab:

اَللّٰهُمَّ بَارِكۡ لَنَا فِيۡ رَجَبَ وَشَعۡبَانَ وَبَلِّغۡنَا رَمَضَانَ

“Ya Allah berilah kami keberkahan di bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikan kami pada bulan Ramadan”

Imam Ali Bin Abi Thalib sebagai khalifah keempat juga sangat memuliakan bulan Rajab. Beliau berdoa pada malam pertama bulan Rajab dengan doa khusus yaitu:

Baca Juga :  Memahami Perbedaan Antara Tafakur dan Tadabur

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰی مُحَمَّدِ وَآلِهِ مَصَابِيۡحِ الۡحِكۡمَۃِ, وَمَوَالِيَ النِّعۡمَۃِ, وَمَعَادِنِ الۡعِصۡمَۃِ,وَاعۡصِمۡنِيۡ مِنۡ كُلِّ سُوۡءٍ, وَلَا تَأۡخُذۡنِيۡ عَلَی غِرَّۃٍ, وَلَا عَلَی غَفۡلَۃٍ ,وَلَا تَجۡعَلۡ عَوَاقِبَ أَمۡرِيۡ حَسۡرَۃً وَنَدَامَۃً, وَارۡضَ عَنِّيۡ,فَإِنَّ مَغۡفِرَتَكَ لِلظّالِمِيۡنَ,وَأَنَامِنَ الظَّالِمِيۡنَ,اَللّٰهُمَّ اغۡفِرۡلِيۡ مَالَايَضُرُّكَ,وَأَعۡطِنِيۡ مَالَايَنۡفَعُكَ,فَإِنَّكَ الۡوَاسِعَۃُ رَحۡمَتُهُ الۡبَدِيۡعَۃُ حِكۡمَتُهُ,فَأَعۡطِنِيۡ السَّعَۃَ وَالدَّعَۃَ,وَالۡأَمۡنَ وَالصِّحَّۃَ,وَالشُّكۡرَ وَالۡمُعَافَاۃَ وَالتَّقۡوَی,وَأَفۡرِغِ الصَّبۡرَ وَالصِّدۡقَ عَلَيَّ وَعَلَی أَوۡلِيَآءِكَ,وَأَعۡطِنِيۡ الۡيُسۡرَ,وَلَاتَجۡعَلۡ مَعَهُ الۡعُسۡرَ,وَاعۡمُمۡ بِذَالِكَ أَهۡلِيۡ وَوَلِدِيۡ وَإِخۡوَانِيۡ فِيۡكَ وَمَنۡ وَلَدَنِيۡ مِنَ الۡمُسۡلِمِيۡنَ وَالۡمُسۡلِمَاتِ وَالۡمُوءۡمِنِيۡنَ وَالۡمُوءۡمِنَاتِ

Shalat Malam

Dalam mazhab Hanafi dan Hambali bahwa ada beberapa malam dalam bulan Rajab yang disunnahkan untuk dihidupkan. Dalam istilah lain disebut qiyamul Lail atau salat malam

Dalilnya adalah malam awal bulan Rajab termasuk dalam 5 malam yang mustajabah doa yaitu malam Jum’at, awal malam bulan Rajab, malam Nisfu Sya’ban, dan 2 malam hari raya.

Kesimpulan

Berikut ini adalah beberapa amalan khusus di bulan Rajab;

  • Qiyamul Lail pada malam pertama bulan Rajab
  • Qiyamul Lail pada malam Jumat pertama bulan Rajab
  • Shalat Nisfu Rajab
  • Shalat pada malam ke 27 rajab (malam Isra Mi’raj)
  • Puasa pada hari pertama bulan Rajab
  • Puasa hari Kamis pertama bulan Rajab
  • Puasa pada Hari Nisfu Rajab
  • Puasa pada hari ke 27 rajab
  • Puasa pada awal pertengahan dan akhir bulan Rajab
  • Puasa minimal 1 hari dalam bulan Rajab
  • Umrah di bulan Rajab
  • Membaca istighfar sebanyak-banyaknya
  • memperbanyak membaca Asmaul Husna
  • Banyak Berdoa di Pagi, Sore dan Malam Hari

Demikian saja artikel kami tentang Amalan Bulan Rajab Menurut Alquran Dan Hadits. Jika ada tanggapan, silahkan ditinggalkan pada kolom komentar. Semoga bermanfaat dan Terima Kasih.

Lihat Semuanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker