Kaum muslimin-muslimat yang berbahagia.
Setelah nanti kita memasuki Tahun Baru Hijriah, selain harus meningkatkan semangat perjuangan membela agama Islam, maka tak kalah pentingnya, yang perlu kita lakukan adalah menengok ke belakang sebelum maju ke depan.
Artinya, kita harus menengok dulu kepada masa lampau, apa yang telah kita perbuat. Manakah yang lebih banyak, perbuatan maksiatnya atau kebaikannya.
Mana pulakah tindakan yang menguntungkan dan yang tidak menguntungkan, ditinjau dari segi agama.
Bilamana kita telah mengoreksinya secara menyeluruh, barulah kita ayunkan langkah dengan hati-hati agar perbuatan kita dalam memasuki tahun baru ini akan lebih baik dibanding dengan tahun sebelumnya.
Begitulah langkah orang bijaksana, yaitu orang yang menjadikan masa lampaunya sebagai pelajaran untuk pedoman di masa mendatang.
Allah SWT telah berfirman di dalam surat Faatir ayat 37:
أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَاءَكُمُ النَّذِيرُ
Artinya: “Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir, dan apakah tidak datang kepada kamu pemberi peringatan?”
Ayat di atas memberi pelajaran kepada kita sekalian, bahwa setiap orang yang diberi umur panjang hendaklah mau berpikir mengenai apa yang telah diperbuatnya di masa lalu.
Lalu dari pemikiran itu orang akan berbenah diri, yang salah harus diubah agar menjadi benar dan yang kurang hendaklah ditambah supaya menjadi sempurna, demikian seterusnya hingga amal kita semakin sempurna.
Kaum muslimin – muslimat yang berbahagia,
Masih berkenaan dengan Tahun Baru Hijriah ini, kami ingatkan kepada setiap orang Islam, khususnya yang hadir dalam majelis ini agar membiasakan memakai tahun baru hijriah daripada tahun masehi.
Dalam segala urusan kita sehari-hari usahakan untuk menggunakan tahun baru islam supaya anak cucu kita nanti terbiasa menggunakannya.
Sungguh kesalahan yang besar bagi kita bila kita sendiri tidak membiasakan menggunakan tanggal hijriah mulai dari
sekarang.
Akhirnya, marilah kita senantiasa berdoa agar dalam memasuki tahun baru nanti kita selalu diberi petunjuk oleh Allah SWT sehingga kita tetap berapa pada jalan yang diridhai Allah SWT. Amin ya Rabbal Alamin.
Subhanakallaahumma wabihamdik asyhadu allailaaha illaa anta astagfiruka wa atubu ilaiik.
Wassalamualaikum Wr.Wb.
Demikian saja artikel yang dapat kami bagikan tentang contoh pidato dengan judul Memaknai Tahun Baru Hijriah. Semoga bermanfaat dan Terima Kasih.




