Pidato

Contoh Pidato Arti Dan Makna Bulan Safar Bagi Umat Islam

Saudaraku yang selalu dirahmati Allah.

Dari artinya tidak ada makna yang tersembunyi dari nama maupun keadaan di bulan Safar ini yang menunjukkan kesialan.

Karena dalam Islam memang tidak ada dan tidak boleh menghubungkan suatu kesialan dengan bulan, hari maupun tanggal tanggal tertentu.

Hal hal ini thiyaroh namanya atau tahayul dan meyakini hal hal seperti ini dapat merusak akidah dan keimanan kita bahkan bisa menjadi syirik.

Perasaan pesimis itulah yang menyebabkan kita mendapat hal hal tidak baik, kita telah mendahului keputusan Allah SWT tentang apa yang akan terjadi.

Sebagai umat Islam, kita harus mensyukuri dan menyambut datangnya bulan Safar sebagai tanda kebesaran Allah berputarnya matahari dan bulan.

Matahari yang berputar menjadi tanda waktu waktu atau jam ibadah seperti sholat, berbuka puasa, sahur dan ibadah lainnya sehari semalam.

Sedangkan perputaran bulan menjadi tanda datangnya awal bulan, pertengahan bulan ataupun akhir bulan untuk panduan beribadah juga.

Tidak ada Allah SWT menciptakan bulan Safar sebagai bulan sial untuk hamba hambaNya, lalu kenapa kita harus berpikir seperti itu.

Ma’asyirol muslimin rahimakumullah

Karena itulah, setiap memasuki awal bulan yang baru Rasulullah SAW mengajarkan doa awal bulan.

Karena segala macam marabahaya bisa terjadi kapanpun bahkan di bulan bulan mulia dan agung.

Bukan di bulan ini atau di bulan itu, walaupun Safar bukanlah termasuk bulan haram tapi kita harus tetap mengisinya dengan amal sholih.

Walaupun sudah melewati awal bulan, tapi tidak ada kata terlambat untuk sama sama kita berdoa mengangkat tangan.

Agar Allah SWT melindungi kita dari segala marabahaya di bulan ini, sebagaimana Rasulullah SAW pun melakukannya:

اَللّٰـهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَ الْإِيمَانِ، وَ السَّلَامَةِ وَ الْإِسْلَامِ، وَ التَّوْفِيقِ لِمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَ يَرْضَى، رَبُّنَا وَ رَبُّكَ اللَّـهُ

Latin: Allaahu akbar, allahumma ahillahu ‘alainaa bil amni wal iimaani, was salaamati wal islaami, wat taufiiqi limaa yuhibbu rabbunaa wa yardhoo rabbunaa wa rabbukallaahu.

Artinya: “Allah Maha Besar. Ya Allah, masukkan kami ke bulan baru dengan disertai rasa aman dan penuh keimanan, keselamatan dan keislaman, pertolongan untuk melaksanakan ibadah yang dicintai dan diridai Tuhan kami. Rabb kami dan Rabbmu adalah Allah.”

Sekiranya, cukup sekian dari saya, bila ada kata kata yang salah mohon dimaafkan, wallahu a’lam bishowab.

Akhirul kalam, tsummassalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh.”

Demikian saja artikel yang dapat kami bagikan tentang Arti dan Makna Bulan Safar Bagi Umat Islam. Semoga bermanfaat dan Terima Kasih.

Laman sebelumnya 1 2
Lihat Semuanya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker