Pidato

Contoh Pidato Tentang Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan

Saudaraku sebangsa setanah air, seiman rahimakumullah

Marilah kita mengingat sejarah kembali, 350 tahun kurang lebih 3 abad bukanlah waktu yang singkat ditempuh bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaannya.

Pergolakan perjuangan terjadi di seluruh daerah di Indonesia, mulai dari Aceh, Kalimantan, Sumatera, Jawa bahkan ke bagian timor Indonesiapun bergejolak.

Gugur satu pahlawan, bangkit 1000 pahlawan baru, ini merupakan gambaran bahwa Indonesia adalah negara kuat yang Allah berkahi dan rahmati.

Hingga pada puncaknya kemerdekaan itu tiba di waktu yang tidak disangka-sangka, dalam keadaan genting dan waspada.

Pada bulan Ramadhan, hari Jumat 17 agustus 1945, dibacakanlah teks Proklamasi oleh Soekarno pada jam 10.00 wib.

Sebelum waktu sholat Jumat, di hari terbaik bagi umat Islam menjadi hari terindah juga untuk bangsa Indonesia.

Dalam keadaan berpuasa para tokoh-tokoh proklamator, pemuda dan golongan-golongan tua bergabung.

Mereka menguatkan tekad bahwa kemerdekaan Indonesia harus dinyatakan sekarang juga dan tidak mau ditunda lagi.

Negara ini diperjuangkan dengan iman, dibangun dengan landasan iman dan mendapatkan kemerdekaannya dengan iman.

Kita harus mengisinya pula dengan keimanan kepada Allah, semua yang kita kerjakan hanya dengan landasan iman.

Saudaraku sebangsa setanah air rahimakumullah.

Maka sebagai tanda bersyukur atas kemerdekaan Indonesia ini, marilah kita jaga nikmat yang telah Allah berikan ini dengan melindunginya dari keburukan-keburukan.

Dari perbuatan munkar atau yang Allah benci seperti permusuhan, perpecahan yang dapat meruntuhkan pondasi kekuatan Indonesia yang dikuatkan dalam ikrar persatuan.

Begitu juga kedzoliman, keserakahan dan kemalasan, harus kita jauhi dari diri kita dan generasi muda kita yang banyak terbuai dengan nikmat duniawi.

Jadilah hamba yang pandai bersyukur dengan menjadi rakyat-rakyat yang selalu menjaga kemerdekaan Indonesia ini dengan iman, doa dan usaha mulia.

Karena barang siapa yang bersyukur maka Allah akan menambahkan nikmatNya dan barang siapa kufur maka Allah akan meng-adzabnya.

Seperti Allah cantumkan dalam surat ibrahim ayat 7:

وَ إِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ

“Wa idz ta-azzana rabbukum la-in syakartum la-adzidannakum wa la-in kafartum inna ‘adzaabii lasyadiid”

Itulah sekedar sepatah dua patah kata dari saya tentang kemerdekaan Indonesia agar kita mensyukuri dengan segala kebaikan nikmat Allah yang sangat berharga bagi kita rakyat Indonesia.

Semoga, bulan Agustus dengan perayaan 17 Agustus kemerdekaan Indonesia semakin menguatkan amal ibadah kebaikan kita.

Kebaikan di mata Allah dan berguna bagi manusia lainnya, hablumminannas wa hablumminallah.

Sebagai cara kita bersyukur kepada Allah karena Allah menyukai hamba-hamba yang bersyukur.

Khuz maa shofa wa da ma kadar, akhirul kalaam tsummassalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh.”

Demikian saja artikel yang dapat kami bagikan tentang Contoh Pidato Tentang Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Laman sebelumnya 1 2
Lihat Semuanya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker